Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
simple me, fun, fat (berharap bsa cepet kurus)


Rabu, 29 Februari 2012

PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI

Minggu, 20 Maret 2011

 


Mata kuliah dosen pembimbing
Musik AUD Asri.M.sn

PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN
SOSIAL ANAK USIA DINI

Di susun
O
L
E
H

Kelompok 8
REZA ROSITA
NOVI YANTI
PUTRI PERDANA
LEDI DIANA
GUSNIATI
MUSPITA HAYATI

PROGRAM STUDIS1.PG-PAUT
STKIP AISYIYAH RIAU
TAHUN AJARAN 2011




KATA PENGANTAR
Bismillahhirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum.wr.wb

Saya pujibagi Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya . shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi kita Muhammad SAW yangtelah membawa kita dari alam kegelapan ke alam yang berilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan sekarang, sehingga penilis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAKUSIA DINI”
Segala upaya penulis curahkan dalam pembuatan makalah ini, karena penulis berharap dapat membuat suatu makalah yang baik dan berguna bagi kita semua.
Penulis menyadari, makalah ini jauh dari kesempurnaan , baik dari segi tata bahasa maupun penjelasannya. Oleh karena iyu, penulis mengharapkan kritik dan sarannya demi kesempurnaan makalah ini . atas kritik dan sarannya, penulis ucapkan terimakasih.

Pekanbaru, ……. Maret 2011
Wasalam


Penulis











DAFTAR ISI
Kata pengantar ………………………………………………………………………………………………………………………………
Daftar isi ………………………………………………………………………………………………………………………………………..
BAB I. PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………………………………………………
A. LATAR BELAKANG …………………………………………………………………………………………………………..
BAB II. PEMBAHASAN …………………………………………………………………………………………………………………….
A. MUSIK ……………………………………………………………………………………………………………………………
B. PENGERTIAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA AUD ……………………………………………………….
C. PROSES PERKEMBANGAN SOSIAL PADA AUD ………………………………………………………………..
D. PERKEMBANGAN KEMAMPUAN SOSIAL DI PRA SEKOLAH …………………………………………….
E. PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL AUD ……………………………………..
BAB III. PENUTUP …………………………………………………………………………………………………………………………..
A. KESIMPULAN …………………………………………………………………………………………………………………
B. KRITIK DAN SARAN ………………………………………………………………………………………………………..
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………………………………………………………….















BAB I
PENDAHULKUAN
A. LATAR BELAKANG
Musik harus dikenalkan sedini mungkin pada anak, bahkan sejak dalam kandungan, anak perlu diransang dengan jernis music yang dapat mengembangkan kecerdasannya, yaitu jenis music clasik. Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan music akan lebih bekambang kecerdasan emosionalnya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan music.
Pengenalan music sejak dini pada anak sungguh tak terlalu popular di Indonesia. Pada umumnya, pemdidikan music untuk anak dikerjakan tanpa melalui proses yang runtut. Sebelum anak-anak mengenal music, mereka sudah lansung dihadapkan dengan sebuah instrument music. Hal ini bagaikan masuk SD tanpa melalui TK terlebuih dahulu.
Setiap anak berhak mendapat latihan kepekaan music , bukan semata - mata untuk menjadi mereka pemusik, tapi karena music dapat melatih kepekaan mereka terhadap seni pada umumnya, serta meningkatkan kepercayaan diri maupun kepercayaan terhadap lingkungan. Hasil riset menunjukkan bahwa anak normal maupun anak khusus menunjukkan reaksi yabg sama terhadap music, bahkan secara fisik,inderawi, intelektual, maupun emosional.
Anak dapat dilatih kepekaan musiknya, dan diransang kemampuan menerima music dengan bernyanyi, bergerak ( menari) , bermain alat music sederhana , berekpresi, dan berimajinasi, mengenal ritme, mengenal nada, mengenal bermacam alat music,maupun berkenalan dengan pemusik propesional.
Bermain sambil mengenal alat music adalah cara baru yang akan membuat anak mencintai music, mampu berkreasi,peka terhadap seni (khususnya music), peka terhadap lingkungan,percaya diri tampil dimuka umum/dipanggung, berdasarkan pengalaman dan penelitian, kita tahu bahwa dengan melatih kepekaan musical anak - anak down syindrome kit adapt membantu mereka untuk menjadi pribadi mandiri, memperbaiki control motoris, meningkatkan kemempuan bahasa dan berbicara sekaligus mengontrol emosi onal dan perkembangan social mereka.
Tapi terkadang orang tua sering kali berangapan bidang music tidak bias menjamin masa deapn. Olehkarena itu orang tua lebihn cenderung mengarahkan anak pada bidang –bidang ilmu kognitif dan beranggapan bahwa dengan menguasai ilmu kognitif sesorang mudah mencapai keberhasilan serta derajat terpandang dalam masyarakat. Padahal sebetulnya dengan music anak akan dapat mencurahkan pikiran, rasa dan karsa dalam aktivitasdnya .





BAB II
A. MUSIK MUSIK
Kita mungkin menyadari bahwa memang pendidikan musik sampai pada saat ini masihmenjadi suatuhal yang baru bagi kita yang hidup di negeri tercinta ini. bagi para masyarakat dan para pemangku kebijakan, musik bukan merupan suatuhal yang pentung, musik hanya sebagai hiburan, musik hanyalah pengisi waktu bagi anak - anak. Music tidak akan memberikan kontribusi untuk kehidupan masa datang , music tidak akan memberikan suatu propesi yan g menjanjikan.bahkan dilingkungan sekolahpun masih banyak nyang menganggap bahwa music bukan suatu mata pelajaran yang begitu pentung.
Banyak guru dan orangtua anak, baik itu yang belajar di sekolah pormal atu pun informal yang memandang sebelah mata tentang pendidikan music . sehingga apabila anaknya memiliki kekurangan pada mata pelajaran tertentu maka orang tua menganggapnya “kurang pandai”, tetapi bila anak memiliki nilai bagus pada mata pelajaran seni music, orang tua menganggap hal tersebut bukan luarbiasa, padahal anak tersebut mempuyai potensi yang bias dikembangkan lebih lanjut. Disinilah perlunya kesadaran guru dan oang tua untuk mengetahui potensi apa yang terdapat pada anaknya.
Padahal, apabila ditelaahlebih lanjut, menurut parah ahli, pendidikan music merupakan sarana yang paling efektif bagi pendidikan kreativitas, pendidikan music juga dapat menjadi sarana pendidikan efektif untuk mengeluarkan emosi anak, selain itu, pendidikan music dapat memnjadi pendidikan kererampilan. Jadi, secra conceptual pendidikan music sangat besar peranannya bagi proses perkembangan anak.
B. PENGERTIA PERKEMBANGAN SOSIAL PADA AUD
Secarah fitrah manusia dilahurkan sebagai makluk social . Horloc ( 1978 : 250) berpendpat bahwa perkembangan social merupakan perolehan kemampuan berprilaku yang sesuai dengan tutmtutan social. Sedangkan Erik erikson melihat perkembangan social pada anak terkait dengan kemampuan mereka dalam menagtasi krisis atau konflik yang terjadi pada setiap perpindahan tahap agar agar siap menghadapi berbagai permasalahan yang akan di jumpai nya di kehidupan mendatang.
Perkembangan social yang terjadi pada anak bersipat dinamis dan sangat di pengaruhi oleh lingkungannya. Setiap tahapan perkembangan mereka menunjukkan ciri tersendiri pada kemamuan social nya yang akan menjadi bagian penting dalam perkembangan selanjutnya. Seperti hal nya bahwa kompetensi perkembangan social yang di harapkan dari anak pra sekolah tentu berbeda dengan anak di usia SD. Meskipun sangat di pahami nahwa kematangan anak dalam mengembangkan kemampuan sosisal nya di harapkan akan member dampak pengetahuan social mereka di SD. Anak usia dini sama dengan orang dewasa dalam hal sebagai makhluk social. Anak senang di terima dan berada bersama dengan teman sebayanya. Kebersama ini membuat mereka saling bekerja sama dalamsalam membaut renca dan menyekesaikan pekerjaan nya.
Biasanya dalam kebersamaan mereke saling memberikan semangat dengan sesama temannya. Anak membangun konsep diri melaui interaksi social di sekolah. Karena sekolah adalah tempat di mana meraka akan membangu kepuasa melalui penghargaan diri

C. PROSES PERKEMBANGAN SOSIAL PADA AUD
Untuk menjadi individu yang bermasyarakat di perlukan 3 proses sosialisasi. Ke 3 proses ini berhubungan satu dengan yang lain nya. Sebagai mana di kemukakan oleh Hurlock, ketiga proses sosialisasi tesebut di jabarkan sebagai berikut :
a. Belajar untuk bertingkah laku dengan cara yang dapat di terima masyarakat
b. Belajar memainkan peran social yang ada di masyarakat
c. Mengembangkan sikap atau tingkah laku social tehadap individu lain dan aktivitas social yang ada di masyarakat
Perilaku sosial anak pada dasarnya di awali dengan adanya contoh atau model yang di lihat oleh anak,mungkin saja perilaku yang di tunjukkan oleh orang tua,kakak,pengasuhnya,acaradi TV.kerbat,teman atau orang-orang yang ada di sekitar nya. Tahpan berikut nya adalah peniruan perilaku yang di lakukan anak berdasarkan contoh yang di lihatnya tersebut.kemudian jika prilaku yang ditiru oleh anak tidak mendapat respon dari orang tua mereka hal tersebut dapat menjadi rutinitas atau prilaku yang dianggap biasa. Hingga akhirny perilaku tersebut terinternalisasi dalam diri anak dan menjadi pembentukan karakter pada dirinya.

Dalam sudut pandang psikologis, dapat pula kita lihat bahwa proses perkembangan social anak erat kaitannya, dengan perkembangan emosi anak, dan sebaliknya kecerdasan emosi akan lebih terungkap secara factual jika digali melalui perilaku social dan kehidupan anak, menurut Goleman (2001) kemampuan social emosi merupakan suatu kemampuan untuk mengenali, mengolah, dan mengontrol emosi sehingga dapat merespon dengan baik setiap kondisi yang meransang munculnya emosi – emosi tersebut dalam kehidupan sehari – hari sehingga manusia terutama anak dapat menunjukkan perilaku yang sesuai dengan harapan social.dengan demikian dapat terlihat bahwa, proses perkembangan social anak sangat dipengaruhi oleh berbagai hal. Lingkungan, proses pembelajaran dan interaksi, serta aspek – aspek perkembangan yang lain saling terkait dengan member dampak pada perkembangan anak.

D. PERKEMBANGAN KEMAMPUAN SOSIAL DI PERSEKOLAHAN
Ketika anak di usia persekolahan mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan, mereka semakin menjadi mahluk social. Tumbuh dan kembang fisiknya memungkinkan mereka untuk bergerak kian kemari secara mandiri dan mereka ingin tahu tentang lingkungan mereka dan orang – orang didalamnya. Yang akrab dan yang tidak. Anak- anak pra sekolah memperlihatkan minat yang semakin besar terhadap anak – anak lain dan orang – orang dewasa.media untuk mengembangkan aktivitasnya dengan bermain bersama akan menimbulkan kebutuhan pada mereka untuk bermain rukun dan jujur. Ini lah keterampilan – keterampilan yang dibutuhkan anak – anak guna membantu perkembangan mereka. Maka bermain dan kegiatan bersama seringkali menjadi aspek penting dari perkembangan social bagi anak usia prasekolah.
Mengembangkan hubungan social merupakan tonggak penting bagi anak prasekolah. Bagi banyak anak, pengalaman sekolah akan menjadi pertama kali mereka harus membicarakan kesepakatan dengan sebuah kelompok anak – anak sebaya mereka. Bila konflik benar – benar muncul, maka mereka ingin memecahkannya, tetapi tidak memiliki kemampuan perbal untuk melakukan itu. Namun sejalan dengan dan fisik motoriknya member peran dalam beberapa keterampilan sosialnya.
menjelang memasuki usisa SD keterampilan social anak semakin baik, bahkan mulai menghayati peraturan social.pada usia ini, persahabatan menjadi lebih jelas fungsinya dalam hal ini, anak semakin dapat memehami bahwa mereka sangat bergantung pada keberadaan orang lain dan sedikit demi sedikit mulai meninggalkan kepentingan pribadi dan memperhatikan beberapa kepentingan orang lain atu kepentingan bersama. Syamsu yusuf (2001) memaparkan beberapa keterampilan perilaku social yang diharapkan muncul pada usia prasekolah atau yang biasa digolongkan ke dalam aspek kemampuan membina hubungan denganorang lain.
E. PENGARUH MUSIK TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL AUD
Musik juga membantu anak menyesuaikan diri secara social. Anak – anak yang mendengarkan music popular cenderung memiliki lebih banyak teman dan mencapai status social yang lebih tinggi di sekolah. Sebuah refrensi bersama untuk gaya music tertentu dapat berfungsi sebagai dasar dari persahabatan.mendengar music popular membantu anak – anak merasakan rasa memiliki, selain menciptakan identitas indipidu.
Music memainkan peran penting dalam tahap perkembangan anak. Berpartisipasi dalam ansambel music bias mengajarkan anak bagaimana berkerjasama dalam sebuah tim guru dan terapis dapat menggunakan aktivitas music untuk mendorong interaksi social yang positif antara anak – anak kinerja music juga dapat memupuk harga diri anak – anak yang pada gilirannya dapat memiliki dampak positif pada keterampilan socialnya.
Music adalah alat untuk berinteraksi atau berhubungan yang alami. Music menyajikan dan membantu kita berinteraksi satu sama lain, seperti halnya bagian dari kegiatan social. Seseorang akan merespon bila ada memainkan atau memutar music, ia akan bergoyang, bergerak, mengetuk – ngetuk meja (sesui dengan irama yang ditangkapnya, dan menggelengkan kepala.
Bernyanyi atau bermain music bersama – sama akn membuat anak – anak berinteraksi secara wajar dan mengembiarakan, pada kesempatan ini, mereka akan menciptakan aspek - aspek penting yang berguna bagi life skillnya ( pendidikan kecakapan hidup), seperti kerja sama, kola borasi, tugas – tuga kelompok, bentuknay bias berupa bunyi sambil berpegangan tangan membentuk formasi tertentu, misalnya bermain ular – ular sambil benyanyi “ular naga”. Pada permainan ini dua orang anak berdiri berhadap – hadapan sambil berpegang tangan yng di angkat keatas, lalu sekelompok anak berbaris saling berpegang pundak dengan kedua tanganny, berjalan mengikuti irama kea rah bawa (terowongan) dari tenngah – tengah dua anak yang berpegang tangan mereka bergerak berputar memutari seorang anak yang berpegang tangan tadi lalu kembali melewati terowongan yang sama. Begitu seterusnya sambil bernyanyi lagu – lagu ular naga – naga bersama – sama sampai pada bagian akhir menagkap anak yang berada paling belakang dari barisan ular tersebut. Aktivitas ini sangat membantu guru dalam menyemangati anak yang mengalami kesulitanuntuk berinteraksi. Pengalaman bermusik akan memberikan motivasi dan konteks bagi keterampilan anak – anak berinteraksi.






BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Musik merupakan bahasa yang univerbal, karena music mampu dimengerti dan dipahami oleh setiap orang yang dari manapun di duni ini. Tidak bias di hindari lagi bahwa music telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Selain itu, music juga mempunyain peranan yang sangat penting dalam perkembangan kedisiplinan dan karakter anak usia dini.walaupun dewasa ini, banyak orang tua yang tidak pedulim dan tidak mengetajui akan pentingnya music terhadap perkembangan social anak.
Dari penjelasan diatas, ternyata pendidikan music sangat penting untuk perkembangan anak dimasa depan.pendidikan music tidak lagi sebagai mata pelajaran tambahan yang sewktu – waktu bias saja dihilangkan atau hanya sekedar pengisi waktu luang bagi anak – anak, bukankah pendidikan itu merupakan sesuatu hal yang penting untuk menolong siswa dalam mengembangkan intelektual, emosional dan potensi – potensi yang ada dalam diri mereka. Hal inio merupakan tugas para guru dan orang tua untuk meujutkan hal tersebut , maka pendidikan music adalah pendidikan penting dann efektif untuk meujudkan hal itu. Walaupun sampai pada saat ini masi diragukan dn di kesampingkan.
b. KRITIK DAN SARAN
Demikian lah hasil makalah kami ini mudah - mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi pemakalah, dan kami mengharapkan kritik maupun saran yang membangun demi sempurnanya makalah ini.












DAFTAR PUSTAKA
Facmi,Tetti,2009.keterampulan music dan tari
Jakarta : universitas terbuka


Share To Your Friends

0 komentar:

Poskan Komentar

 

plurk



Gie_Aff Copyright © 2009. Template created by Nadiar supported by Cara Beriklan di Internet